Goresan KR

Catatan dari perjalanan hidup

Solo, heritage city.

Semua pasti mengenal kota Solo atau Surakarta sebuah kota besar di propinsi Jawa Tengah. Membicarakan kota Solo tak akan selesai dalam satu malam bak menonton wayang kulit semalam suntuk. Solo dengan budaya Jawa-nya yang cukup kental, sekarang ini Solo sedang bersolek menyambut acara KONFERENSI INTERNASIONAL ORGANISASI KOTA-KOTA WARISAN DUNIA KAWASAN EURO-ASIA.

Jalan2 kekota Solo sekarang ini boleh dikatakan nyaman dan hangat, dikatakan nyaman karena penataan kotanya cukup apik, ini bisa dilihat dari mulai citywalk sepanjang boulevard Slamet Riyadi yang bersih dan tertata rapi, taman2 kecil pun indah dilihat dan satu kenyamanan khusus untuk peng-akses internet adalah free hotspot yang disediakan pemkot untuk anda, jadi anda tinggal bawa laptop dan bisa nge-blog sesuka anda.

Untuk free hotspot, pemkot memanjakan anda dengan lima lokasi seputaran kota Solo, yaitu di : Kompleks Balaikota, Taman Air Tirtonadi, Taman Satwa Taru Jurug, Taman Balekambang dan Sekitar Ngarsopuran Mangkunegaran.

Hangat nya kota Solo mungkin setara dengan hangatnya Nasi Bandeng Anget, Nasi Liwet atau Gudeg Ceker, yang mewakili beragam kuliner di Solo dan masyarakatnya pun ramah menyambut wisatawan baik yang domestik atau mancanegara.

Yang tidak boleh diabaikan ketika anda berada di Solo, jangan pernah lupa untuk mampir ke gallery batik. Batik tulis atau cap adalah bagian dari sejarah Solo, anda bisa mengunjungi Kampoeng Batik Laweyan, disini anda bisa menemui banyaknya peng-rajin batik dan juga bisa melihat peninggalan2 bangunan lama dimana dulu saudagar2 batik Laweyan pernah berjaya. Komunitas batik lainnya yang mulai naik daun bisa anda temui di Kampoeng Batik Kauman, disini tak kalah ramainya dengan peng-rajin batik yang masing2 punya ciri khas corak dan design.

Masih belum puas dengan dua kampoeng batik diatas ? Jangan takut, anda masih bisa melihat toko2 batik yang tersebar se-antero kota Solo, lagi2 pilihan ada ditangan anda sendiri, jangan malu bertanya pada pengemudi becak, anda akan diantar mendapatkan batik yang sesuai dengan keinginan anda.

Salah satu yang saya rekomendasikan adalah gallery batik Siti Sendari di jalan Soepomo No. 56 Solo, karena pemiliknya : Ibu Siti Sundari dari dahulu hingga sekarang konsisten dengan batik tulis.

Di Solo mau nginap dimana ? Banyak pilihan hotel yang bisa anda dapatkan, mulai dari hotel kelas melati yang banyak tersebar disekitar Terminal Tirtonadi & Stasiun Kereta Api Solo Balapan, hotel2 kelas menengah sampai hotel berbintang. Sebuah tempat menginap yang agak berbeda bisa anda temui di Roemahkoe, hotel yang satu ini bernuansa rumah peninggalan jadoel, jaman Belanda tapi ditata dengan apik, indah dan nyaman oleh pemiliknya.

Kembali ke Konperensi Heritage City yang akan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 28 Oktober 2008 di Solo tentunya merupakan promosi bagi wisata dan budaya Indonesia.

Solo memang punya ciri kota budaya yang sudah sepatutnya dijaga kelestariannya, harus dari sekarang kita memulainya, banyak pusaka2, peninggalan masa lalu yang mesti kita jaga, peninggalan disini bisa yang berupa warisan budaya dan yang takbenda. Dengan menjaga dan melestarikan tentunya akan menjadi warisan yang sangat amat berharga untuk anak-cucu generasi mendatang.

Iklan

Oktober 19, 2008 - Posted by | ACI | , , ,

7 Komentar »

  1. Ingat kota Solo, ingat budayaaaa……..kota solo identik budaya jawa…… kebesarannya kraton juga berbagai kesenian .. kroncong, waljinah, sriwedari, didi kempot , mamiek, jujuk, basuki, iga mawarni dan masiiiiihh banyak lagi,,mbah rantooo.. dan maestro kroncong mbah gesang…… BRAVOOO… KOTA SOLOOOOOO….

    Komentar oleh fuadi lkirom | Oktober 22, 2008 | Balas

  2. ndak pernah ke solo,,,no comment hehe…

    Komentar oleh junjungpurba | Oktober 23, 2008 | Balas

  3. Artikel yang menarik.. seolah2 yang cerita adalah Tour Guide, thx..

    Komentar oleh YauHui.net | Oktober 25, 2008 | Balas

  4. nggak pernah ke solo nih , jadinya nggak tahu he..he.h.e 😀

    Komentar oleh rezasyahputra | Oktober 25, 2008 | Balas

  5. bunda 4 tahun di solo…kangen berat , kemaren enggak sempet mampir hiks

    Komentar oleh bundarie | Oktober 29, 2008 | Balas

  6. ak tinggal di solo … dan mungkin slamanya tdk ingin pindah dari solo … benar2 kota yg cantik, makin menarik, dan tdk membosankan sma skali bagiku …

    Komentar oleh angga newbie | November 26, 2008 | Balas

  7. gimana kabar diah riawanti..putrinya ibu siti sendari?dia temenku waktu di smp 1 solo..jadi pengin reuni..dah belasan taun ninggalin solo..

    Komentar oleh rachmanto | Mei 19, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: