Goresan KR

Catatan dari perjalanan hidup

Website, antara perlu dan gengsi.

Sekarang ini perusahaan, organisasi atau pribadi banyak yang punya website, design nya pun beragam, mulai dari yang sederhana, sampai yang penuh warna dan cerah ceria. Sebuah kebutuhan bagi sebuah perusahaan untuk mempunyai website diantaranya untuk mempromosikan produk yang mereka hasilkan kepada masyarakat luas baik itu untuk konsumsi dalam negeri atau internasional.
Dua bulan yang lalu, Kanjeng Ragil bertemu Nyonya Oeke, onwer Toko Ganep, toko roti dan oleh2 tradisi Solo. Ybs mengeluhkan bahwa belanja online di website Toko Ganep sampai saat ini sepi sekali, transaksi yang pernah terjadi cuma sekali dan enggak pernah tambah lagi. Saya bukan pakar website, jadi saya cuma menduga duga saja dan mencoba mencari tahu kenapa ? Website Ganep memang dibuat oleh pakar IT, design nya juga cukup menarik, cuma menurut saya yang kurang adalah sosialisasi keberadaan website itu sendiri alias sedikitnya infomasi tentang adanya website itu. Pemikiran sederhana dari saya adalah; jika sebuah perusahaan punya website dan mau mempopulerkan website-nya, maka perusahaan itu harus punya tenaga khusus untuk semacam blog walking, jalan2 mengunjungi banyak blog, kasih komentar dan log-in atas nama admin website ybs. Dijamin deh website nya akan terkenal dan akan dikunjungi oleh blogger 🙂

Website dari perusahaan/organisasi atau pribadi yang awal mulanya diperlukan untuk ajang promosi, nyatanya banyak yang terbengkalai, tidak sedikit website2 yang akhirnya cuma sebagai pelengkap alias pajangan atau pemantas sebagai gengsi belaka. Kita tengok juga website pemerintah daerah yang tentunya dibikinnya dengan harga yang tidak murah, tetapi isinya amburadul dan rata2 tidak pernah di update sama sekali. Saya ambil contoh website-nya kota Bandung, yang punya 30 kecamatan, tapi kalau kita klik sebuah kecamatan yang keluar selalu cuma kecamatan Sukasari saja, tentu ini bukannya karena error, melainkan memang dari awal tidak pernah sama sekali dipersiapkan data2 dari kecamatan2 yang lainnya. Bagaimana dengan website pemda yang lainnya ? Saya sendiri belum sempat menengok satu persatu.

Bisa membuat tapi tidak pernah di manage, ini juga banyak saya temui di beberapa website. Adanya kolom kontak atau buku tamu hanya hiasan saja, dibaca saja mungkin tidak pernah dilakukan oleh admin nya. Pasti sahabat2 tahu tentang Yayasan Jantung Indonesia, yayasan yang dikenal luas ini juga ada website-nya, cuma sayang beribu sayang, ternyata admin-nya ketiduran tiarap terus, sebab saya pernah mengirim e-mail untuk menanyakan bagaimana cara permohonan untuk keluarga yang tidak mampu bisa mendapat bantuan ?

Natalia, bayi berumur 9 bulan anak pasangan Budi Sartanto & Sukristiyah, penduduk RT 06/RW 07 Banaran-Ngenden Sukoharjo, menderita sakit jantung bawaan dari lahir, sementara keadaan ekonomi orangtuanya kurang mampu.

Hampir 45 hari telah berlalu, tapi sampai saat ini tak ada balasannya sama sekali, jangan2 e-mail box yayasan ini tidak pernah dibuka sama sekali ?

Kalau sudah begini apa gunanya ada website, sekedar hiasan, pelengkap atau cuma untuk gengsi-gengsian saja ?

Iklan

Oktober 6, 2008 - Posted by | basabasi |

7 Komentar »

  1. Memang sih, banyak website yang terlantar cuma karena ingin punya doang.

    Komentar oleh erwin | Oktober 6, 2008 | Balas

  2. sepertinya adminnya sudah kena serangan jantung jadi email boxnya nggak pernah dibuka..
    he he

    Komentar oleh iman brotoseno | Oktober 6, 2008 | Balas

  3. Website yang tidak dimanage secara periodik, tidak disosialisasikan kayanya ga bakal banyak pengunjung.. Sayangnya pihak pembuat web sering menutupi hal ini dan tidak membiarkan pemilik web mengetahui nya.

    untuk promosi bisnis, banyak hal yang bisa ia lakukan,
    mulai ke iklan yang gratis smp yang berbayar. contoh :
    iklanbaris.co.id, iklanbaris.com, yellow, indonetwork.co.id, alibaba.com

    Komentar oleh YauHui.net | Motivasi & Renungan | Oktober 7, 2008 | Balas

  4. Munkgin selain melakukan blogwalking, sebuah toko online juga memerlukan sebuah strategi untuk bisa lebih nonjok di search engine dengan kata kunci yang diincar. Selain itu keberadaan iklan baris atau banner gratis, mungkin juga bisa dijadikan sebagai penarik pengunjung…..

    Komentar oleh sapimoto | Oktober 8, 2008 | Balas

  5. dari pada ditelantarkan mending untuk reza aja ya 😀

    Komentar oleh reza | Oktober 9, 2008 | Balas

  6. yup bener, kadang2 website kota balikpapan bunda juga nggak di update, udah gitu kemaren lagi error..tp sekarang pas bunda klik lagi udah bener, memang sih sebenarya perlu nggak? kok jarang di update

    Komentar oleh bunda rie | Oktober 9, 2008 | Balas

  7. Komen gimana yah ?

    btw menurut didi neh, paling gak bagi kita ada tempat mengekspresikan diri / company melalui blog ataupun websitus pribadi maupun company deh. Jadi semakin luas pengetahuan kita melalui media web / blog itu sendiri.

    eh, bro udah di add link nya. maaf yah kelamaan …
    sukses selalu dan happy blogging !

    Komentar oleh Didi | Oktober 10, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: